Blog rusak
Yang Harus Dilakukan Ketika Mengalami Kerusakan Blog
October 3, 2014
Merenung
Merenung Sejenak Sebelum Ngeblog Lagi Sambil Ngopi
February 27, 2017

Belajar Fotografi untuk Pemula

Belajar fotografi untuk pemula ini maksudnya kita sama-sama mempelajari cara memotret dengan teknik yang sebagaimana dianjurkan untuk memperoleh foto yang bagus. Tidak berarti foto-foto yang saya hasilkan sudah bagus dan saya sudah bukan pemula lagi, karena kebetulan saja lagi pengen ngetest nembak keyword ini. ;))

belajar fotografi untuk pemula

Eh tapi saya juga mencoba untuk cerita tentang cara belajar memotret yang sampai saat ini masih ditekuni juga walau tidak seaktif dulu dan hunting kemana-mana. Maklum sekarang lagi ada mainan baru. Oke deh, saya mulai cerita ketika membaca judul :

Belajar Fotografi untuk Pemula

Pertama, ketika sudah mempunyai kamera pertama saya yang berjudul Sony A230, saya periksa ketika membeli harus ada buku manualnya. Dan buku itu yang saya baca terus sampe hatam. Walau semua fungsi belum digunakan tapi yang penting adalah bagaimana memahami tombol-tombol dan fungsi kamera sehingga kita tidak banyak kekeliruan ketika mengatur dan menggunakannya.

Kedua, membeli buku fotografi yang ringan-ringan saja. Saya mendapatkan bukunya Entje Tjien di Gramedia dan menurut saya buku itu termasuk singkat, padat dan mudah dipahami. Namun begitu, link berikut memberikan sedikit informasi mengenai buku fotografi yang saya miliki.

Ketiga, cara memegang kamera dan membidiknya supaya menghasilkan gambar yang tajam. Ketika awal-awal saya coba full auto dulu untuk mengetes kamera supaya tangan lentur dan membiasakan diri sehingga bisa menghayati lah kali kamera yang kita miliki. Cara memegangnya seperti di bawah ini nih … maaf diperankan sama model yah … intinya menurut saya ini cara memegang kamera yang betul he he.

memegang kamera

 Yang punya foto jangan marah ya … kan membelakangi inih ;))

Keempat, baru deh mempelajari segitiga exposure. Nah ini termasuk yang agak-agak rumit dipahami ketika awal-awal, karena satu sama lain saling berhubungan antara kecepatan, iso dan diafragma. Pokoknya kuasai ini maka akan lebih mudah untuk memahami pencahayaan sebagaimana makna fotografi yang berarti melukis dengan cahaya. Terang gelapnya foto diatur melalui segitiga ini.

Kelima adalah komposisi. Mengatur ruang capture supaya foto terlihat seimbang dan menarik untuk dilihat. Teorinya sih banyak. Ada komposisi dengan aturan sepertiga, diagonal dan yang lainnya.

Keenam adalah mengatur dan memahami white balance yang menentukan warna yang dihasilkan oleh sebuah foto.

Masih banyak sebetulnya hal-hal yang harus dipelajari, namun bagi saya keenam langkah itu adalah dasar  belajar fotografi untuk pemula yang harus dikuasai untuk melangkah ke arena berikutnya yang semakin seru. Mohon inputnya ya !!!

9 Comments

  1. Huahaha aku salah megang kameranya..
    Setuju selain buku penunjang, buku manual sangat penting buat belajar. Tapi masalahnya buku manual dikameraku pke bahasa londo, jadi masih meraba-raba maksudnya 😀

    —————

    Asyik justru, sambil belajar bahasa londo ;))

  2. LJ says:

    wkwkkk.. eta belajar megang kamera yang benar juga hasil didikan para guru fotografi.. mulai dari pentingnya meneropong jendela bidik dari mata kiri.. juga mengajarkan pentingnya prinsip “jebred ajah” bagi para pemula.. makasi untuk ilmunya.

    ————-

    Iya lupa ya .. kenapa gak dicantumin jebred ajah :))

  3. Lidya says:

    mau atuh kang yayat saya diajari

    ————–

    Perasaan dah beberapa kali deh Mbak Lidya minta diajarin terus, saya bisanya sharing kan lewat tulisan. Mau hunting bareng juga jauh. Ada gak cara lain saya sharing dengan Mbak Lidya ?

  4. Phie says:

    Terdampar di sini, langsung tersepona sama foto-fotonya, Kang Yayat.
    *mupeng*

    ———-

    Weh tersanjung sama blogger senior .. terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya 🙂

  5. nh18 says:

    segitiga exposure memang rumit kang …
    nggak bisa-bisa saya …
    akhirnya ya sudah lah … apa yang terjadi terjadilah …
    auto auto deh … hahahaha

    eh BTW … saya biasa belajar juga dari foto auto yang bagus … saya lihat segitiga exposurenya … buat latihan nantinya … kalau memotret dengan situasi sejenis

    salam saya Kang Yayat
    (23/10 : 20)
    salam saya

    ———————

    Setuju Om, lebih-lebih juga harus menggunakan manual. Namun dengan sistem Auto kita jadi cukup untuk menempatkan metering saja sehingga si kamera bisa mengatur pencahayaan sendiri. Saya sendiri kerap menggunakan yang Appertur priority sam shutter priority untuk mempermudah pencahayaan tinggal diarahkan kemana untuk mendapatkan foto yang diinginkan kamera sudah baik hati mengaturnya. Terima kasih Om 🙂

  6. andi says:

    cara memegang kamera yang baik dan benar ternyata sangat penting ya agar hasil jepretan bagus

  7. Misbach says:

    Weee, artikelnya cocok nih buat saya yang pingin belajar njepret.
    Semoga kapan2 bisa share n ketemu langsung sama Kang Yayat.
    betewe,,modelnya keren tu Kang, tempo hari saya kopdar sama modelnya..salam dari Malang.

  8. Modi says:

    Pingin banget bisa motret. Apalagi sekarang motret bisa buat dokumentasi selagi traveling 😀

  9. mebel jepara says:

    selain saya pebisnis furniture stiap harinya saya suka jepret jepret mohon bimbingannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *